"Demi masa! Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal-amal soleh, dan orang-orang yang saling berpesan-pesan dengan kebenaran dan berpesan-pesan dengan kesabaran."

Thursday, 8 November 2012

MUHASABAH : Dijentik Halus



Katakan, Ya, aku sayang Allah!


Seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw dalam keadaan berlumuran darah. Melihat keadaannya demikian, Rasulullah bertanyakan puncanya. Rupanya disebabkan terlalu asyik memandang seorang wanita lalu di hadapan, dia terlanggar tembok di hadapannya. Akibatnya, itulah dia, pulang dalam keadaan  berlumuran darah.


Rasulullah saw kemudian bersabda maksudnya, “Jika Allah menghendaki kebaikan pada hambanya, maka Dia menyegerakan hukuman baginya di dunia.”


Rupa-rupanya jika Allah sayangkan seseorang hamba itu, disegerakan baginya hukuman di dunia lagi. Bersyukurlah andai sekali-sekala azab Allah segerakan. Bukan semata-mata menghukum sebaliknya sekadar menyucikan dosanya a hukuman berupa peringatan itu menjentik secara halus.


Bersyukurlah juga andai dalam mengingatkan insan-insan lain melalui apa-apa jua medium dakwah, kita juga diingatkan oleh Allah. Itu tanda Allah sayangkan kita, sayang nak biarkan kita alpa dan lupa terhadap peringatan-Nya.


Pejam mata seketika, rasailah kasih sayang Allkah yang tidak bertepi. Senyumlah. Kemudian kerahlah hati, lisan dan seluruh anggota badan agar membalas kasih sayang-Nya dengan ketaatan.



Cuba muhasabah diri kita semula. Tiap kali Allah jentik kita, kita mula bersangka buruk pada-Nya. Walhal, Allah menegur kemungkaran yang jelas yang telah kita lakukan. Kenapa begitu payah? Kenapa seringkali berburuk sangka? Namun, jarang sekali menuding jari pada diri yang melakukan dosa?


Allah tahu apa yang terbaik buat kita. Ya, Allah tahu! Sebab Allah sayang pada kita. Baiknya Allah! Dek hanya kerana kepentingan diri, kita lupa.


Jom, berbaik sangka! Allah sayang kita...

No comments:

Post a Comment